Ketika Madrid Lebih dari Sekadar Bellingham: Keunggulan Tanpa Sang Gelandang Muda Inggris

Di tengah sorotan yang kuat pada potensi transfer Jude Bellingham ke Real Madrid, kita harus mengingat bahwa sepak bola Eropa memiliki lebih banyak kisah menarik daripada hanya satu pemain. Memang, Bellingham telah menunjukkan bakat luar biasa dan memiliki masa depan yang cerah dalam sepak bola. Namun, Eropa adalah tempat di mana kisah-kisah luar biasa selalu terjadi.

Pada hari Sabtu, Real Madrid menghadapi Valencia tanpa kehadiran Jude Bellingham di lapangan. Namun, hal ini tidak menghalangi Madrid untuk menunjukkan kekuatannya. Meskipun begitu, mereka masih belum mampu menyalip tim yang tidak diunggulkan, Girona, di puncak klasemen La Liga.

Vinícius dan Rodrygo menyumbangkan empat dari lima gol Real Madrid dalam kemenangan atas Valencia pada hari Sabtu.

Dalam pertandingan tersebut, Jude Bellingham hanya berada di tribun penonton, tidak berada di atas lapangan. Namun, Vinícius Júnior dan Rodrygo telah memperlihatkan dalam kemenangan 5-1 Real Madrid atas Valencia di La Liga bahwa ada banyak gol di dalam tim Madrid ini, dengan atau tanpa sang pemain Inggris yang sangat berbakat itu.

Bellingham harus absen karena cedera bahu yang didapatnya dalam pertandingan melawan Rayo Vallecano akhir pekan sebelumnya. Hal ini memberikan kesempatan kepada Vinícius dan Rodrygo untuk tampil sebagai pemain utama.

Kedua pemain ini telah dipertanyakan dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Rodrygo belum mencetak gol di Liga sejak Agustus, sedangkan Vinícius hanya mencetak dua gol di liga, yang terakhir saat melawan Osasuna pada Oktober. Ada kecurigaan bahwa perubahan formasi oleh pelatih Carlo Ancelotti, dengan meninggalkan formasi 4-3-3 yang biasanya digunakan untuk mengakomodir Bellingham, membuat kedua pemain Brasil ini merasa tidak nyaman.

Vinícius sangat termotivasi untuk tampil melawan Valencia. Dalam pertemuan sebelumnya antara kedua tim, ia menjadi korban pelecehan rasis dari penonton. Tiga orang yang diduga sebagai pelaku pelecehan rasis ini masih menjalani proses hukum. Klub Valencia juga telah memberikan peringatan kepada pendukung tandang mereka mengenai perilaku mereka di hari pertandingan.

Pada pertandingan itu, Madrid berhasil mencetak gol pertama melalui tendangan kaki kiri Dani Carvajal di menit ketiga, yang dimanfaatkan dari bola pantul. Rodrygo memberikan assist untuk gol kedua oleh Vinícius. Kemudian, Vinícius mencetak dua gol lagi di babak kedua, sementara Rodrygo juga mencatatkan dua gol dan dua assist. Valencia hanya mampu mencetak satu gol hiburan.

Dengan dua gol dari Vinícius dan dua gol serta dua assist dari Rodrygo, hilangnya kemampuan mencetak gol mereka hanya bersifat sementara. Dengan ketiganya tampil baik, lini serang Madrid menjadi sangat tangguh. Tentu saja, tantangan selanjutnya adalah mempertahankan peningkatan ini ketika Bellingham kembali ke tim.

Dalam sepak bola Eropa, cerita selalu berubah dan pemain-pemain muda terus muncul. Real Madrid telah menunjukkan bahwa mereka memiliki lebih dari sekadar Bellingham, dan mereka siap untuk menghadapi tantangan lebih lanjut di musim ini.

Dapatkan informasi lainnya seputar dunia olahraga di LGOSPORTS.



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url