Raksasa Premier League menolak untuk ikut ESL ( European Super League )



Baru-baru ini dunia sepak bola dibuat geger dengan rencana adanya Liga Super Eropa atau European Super League (ESL). Sebelumnya rencana tersebut sudah terdengar sejak beberapa tahun yang lalu.
sebelumnya banyak klub yang menyatakan penolakannya untuk European Super League. Meski awalnya kompetisi tersebut akan diikuti oleh sejumlah klub top di Eropa namun karena banyaknya kritikan dan tentangan membuat kompetisi tersebut banyak ditolak.

 European Super League (ESL) merupakan sebuah kompetisi yang mempertemukan klub-klub elite yang ada di Benua Eropa. Kompetisi ini singkatnya serupa dengan kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions dan Liga Europa.
Namun beberapa pihak menyebutkan bahwa kompetisi ESL dibuat untuk menandingi Liga Champions dan meraup keuntungan lebih besar baik dari hak siar atau iklan. Adapun pihak klub pendiri ESL juga tidak menampik hal tersebut.

Kehadiran European Super League sempat disambut buruk oleh berbagai pihak mulai dari penggemar, pemain, pelatih, manajer klub, politikus, hingga FIFA dan UEFA. Terdapat sejumlah kritikan yang diberikan kepada sifat elitisme dan kurangnya semangat kompetisi jika liga tersebut digelar.
Selain itu, ancaman hukuman dari UEFA membuat banyak klub-klub tersebut memutuskan mundur dan membuat masa depan kompetisi tersebut jadi tanda tanya. Diketahui saat ini hanya ada dua klub tersisa yang mempertahankan ESL.

Klub tersebut di antaranya adalah Real Madrid dan Barcelona yang kemudian mengajukan gugatan ke pengadilan. Gugatan tersebut membuahkan hasil yang positif karena pengadilan mengatakan UEFA atau FIFA tidak bisa memonopoli sepak bola.
Sehingga klub-klub Eropa tersebut saat ini bebas untuk bergabung dengan European Super League (ESL). Namun meskipun mendapatkan hasil yang positif, faktanya banyak klub-klub Eropa yang memberikan penolakan.

Bahkan sang Pemegang Puncak Klasemen Liga premier tahun ini , Arsenal pun menolak untuk ikut dalam Turnamen ESL ini 

Melalui pernyataan resmi mereka baru-baru ini, Arsenal memastikan bahwa mereka tidak akan ikut lagi dalam ESL.

"Arsenal Football Club telah mengetahui keputusan European Courto of Justrice pada hari Kamis, 21 Desember 2023, dan posisi kami terhadap penyelenggaraan European Super League tidak berubah," tulis pernyataan resmi Arsenal.

"Kami akan tetap bermain di kompetisi UEFA dan kami akan tetap bekerja dengan klub-klub Eropa dan juga asosiasi klub Eropa (ECA)," pungkas pernyataan resmi tersebut.

Melihat dari pernyataan ini Sang Raksasa Premier league The reds Atau Liverpool juga ikut untuk meonal bergabung dalam turnamen tersebut, ia menjadi Klub baru yang menolak untuk berpartisipasi 
dan menyusul Arsenal 

Pengadilan memutuskan bahwa UEFA dan FIFA tak bisa memonopoli sepak bola. Jadi klub-klub Eropa bebas gabung European Super League tanpa terkena sanksi.

"Keputusan Pengadilan Eropa kemarin tidak mengubah pendirian Liverpool FC sebelumnya terhadap usulan Liga Super Eropa. Keterlibatan kami telah dihentikan."

Dapatkan informasi lainnya seputar dunia olahraga di LGOSPORTS.

Next Post Previous Post