Arsenal di buat tidak berdaya oleh Liverpool, kini terlihat sebagai tim yang bermasalah


Arsenal kini terlihat sebagai tim yang sedang bermasalah usai kekalahannya dari Liverpool pada babak ketiga Piala Fa di Stadion Emirates, London Dini hari 

Arsenal dibuat tak berdaya oleh Liverpool. Padahal, tim tamu datang tidak dengan kekuatan terbaik seiring absennya Mohamed Salah, Virgil van Dijk hingga Wataru Endo.

Gol bunuh diri dari Jakub Kiwior pada menit ke-80 dan Luis Diaz (90+5') membuat Martin Odegaard dan kawan harus tertunduk lesu. Suporter Arsenal pun harus menerima kenyataan tim asuhan Mikel Arteta belum bisa keluar dari periode negatif.

Arsenal belum lagi meraih kemenangan sejak menang atas Brighton & Hove Albion 2-0 di Liga Inggris, 17 Desember 2023. Jika melihat lebih jauh, The Gunners bahkan hanya bisa meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir mereka.

Deretan hasil buruk itu bukan hanya membuat Arsenal tersingkir dari Piala FA. Tim London Utara juga mulai tercecer dari persaingan juara setelah digusur dari puncak klasemen.

Lantas apa yang salah dengan Arsenal? Di laga kontra Liverpool, Arsenal menghasilkan 18 peluang berbanding 13 yang dibukukan tim tamu mengacu data Whoscored. Namun hasilnya nihil karena dominasi di babak pertama tak berujung pada gol yang tercipta

Peluang bagus tapi gak bisa cetak gol

Masalah Arsenal di lini serang memang semakin terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka menciptakan peluang dan terus menyerang, tapi penyelesaian akhirnya buruk.

Karena itulah muncul wacana bahwa Arsenal perlu mendatangkan striker baru di bursa transfer Januari 2024 ini. Mikel Arteta pun tidak bisa mengkritik timnya yang sudah main bagus



Komentar Arteta

Arteta mengatakan bahwa timnya sudah main bagus, menunjukkan performa bagus. Sekarang tentu dia tidak bisa tiba-tiba menuntut timnya bermain sebaliknya. Kata Arteta:

"Memang membuat frustrasi, tapi apa yang bisa kami lakukan? Saya tidak bisa meminta pemain untuk main jelek, untuk tidak menembak, bahwa Liverpool akan mencetak gol bunuh diri dan kami akan menang."

"Saya tidak bisa menyiapkan taktik semacam itu, mustahil. Kami harus tetap menerapkan gaya main yang sama, terus mencoba. Jika hari ini kami melepas 18 tembakan, berikutnya kami akan melepas 35 tembakan, terus mencoba melakukannya," tutupnya.

Arsenal secara keseluruhan lebih mendominasi permainan namun Sanyangnya mereka lengah di menit-menit akhir pertandingan, sampai kebobolan dua gol , Liverpool memang bermain lebih klinis di pertandingan ini. Mereka memang hanya mendapatkan 3 tembakan tepat sasaran. Namun faktaknya, dari 3 itu ada 2 tembakan yang berhasil menjadi gol

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url